Pameran Desa Informasi "Fasilitas Seni dan Ruang Terbuka Hijau yang Berkelanjutan di Kawasan Darmo"

06-03-2018

Di dalam proses perancangan suatu kawasan, perlu memperhatikan kelestarian ruang terbuka hijau dan kaitan satu sama lainnya agar bangunan-bangunan di kawasan tersebut tidak bersifat egois. Hal ini sering berlawanan dengan desain–desain yang ada di kawasan komersial di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya yang lebih berorientasi pada ruang dalam dan mengabaikan kebutuhan ruang publik warga kotanya. Dalam Pameran Desa Informasi kali ini, library@petra bekerjasama dengan Prodi Arsitektur UK Petra menyajikan beberapa poster tentang kegiatan merancang atau mendesain bangunan dengan suatu tema (Merancang Tematik) dengan memperhatikan nilai-nilai budaya lokal, kreativitas dan desain untuk berempati pada kebutuhan manusia. Hal tersebut sesuai dengan visi dan misi Prodi Arsitektur UK Petra terutama terkait dengan wawasan pembangunan berkelanjutan. Adapun mata kuliah Merancang Tematik di Program Studi Arsitektur UK Petra ini dibimbing oleh Ir. Benny Poerbantanoe, MSP. dan Rully Damayanti, ST, M.Art, Ph.D.

Pameran ini merangkum karya–karya desain bangunan fasilitas seni dan komersial yang bersifat publik di Kawasan Darmo, tepatnya di tepi Jl. Dr. Sutomo, Surabaya, berdekatan dengan lokasi Taman Korea. Ada 2 tahap pembuatan yang disajikan dalam pameran ini yaitu pembuatan blok plan dan desain bangunan secara individual. Untuk menyusun blok plan ini Mahasiswa Arsitektur semester 7 diharuskan membuat analisa kawasan sederhana yang memperhatikan faktor sosial – ekonomi dan lingkungan kawasan, sedangkan untuk desain individual dikembangkan bersama para tutor (dosen).

Ditinjau dari tatanan makro, kawasan Darmo memiliki simpul ruang luar terbuka yang sangat kuat. Sebuah ruang terbuka hijau ‘Taman Korea’ suatu bentuk kerjasama sosial-budaya antara pemerintahan Korea dan Indonesia yang diwujudkan dalam rupa Ruang Luar Terbuka Publik yang bersifat atraktif. Sebuah nodes terletak pada salah satu koridor jalan poros di kawasan Darmo dengan nama Jalan Raya Dr Soetomo (yang pada jaman pemerintahan Gementee lebih dikenal sebagai ‘Anita Boulevard’). Dalam pameran ini disajikan sebuah proses analisa pada satu tinjauan tugas kelompok yang dibimbing oleh Rully Damayanti, Ph.D., yang menggambarkan bagaimana seorang arsitek harus memperhatikan kelestarian ruang terbuka hijau dan kaitan satu sama lainnya serta tidak mengabaikan mengabaikan kebutuhan akan ruang publik.

Pameran Desa Informasi "Fasilitas Seni dan Ruang Terbuka Hijau yang Berkelanjutan di Kawasan Darmo" ini digelar mulai tanggal 1 s.d. 31 Maret 2018 di Ruang Pamer Perpustakaan UK Petra, Gedung Radius Prawiro lantai 6, Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya.